Selasa, 25 November 2008

Penjajahan = Laki - Laki ??

Entah sadar atau tidak, semua manusia punya paham yang dianut. Paham itu terbentuk dengan sengaja atau tidak sengaja karna adanya karakter. Beberapa menit yang lalu, seorang sahabat mengirimku sebuah pesan singkat,
"AYO SMANGAT!!! AKU YAKIN BISA HIDUP TANPA LAKI-LAKI!!!"
Kutanya alasanna, dia bilang karena Indonesia harus lepas dari segala bentuk penjajahan. Adanya opini seperti itu bukankah wajar kalau aku berfikir kalau yang dimaksud sahabatku itu adalah bahwa laki-laki sama dengan penjajah?atau penjajahan itu dilakukan oleh para lelaki? Jujur saja aku tidak setuju. Menurutku penjajahan tidak selalu dilakukan oleh mereka yang berkelamin laki-laki. Semua manusia itu penjajah, dengan caranya masing-masing, dengan objeknya masing-masing, dan dalam sikon yang berbeda-beda. Seperti yang tadi kukatakan, adanya suatu paham pada sebuah karakter, bukankah itu adalah bentuk penjajahan? Ketika paham itu dianut dengan sengaja, sama dengan secara tidak sengaja kita menjajah diri sendiri untuk berperilaku seperti paham yang kita proklamirkan tadi. Ketika paham terbentuk sendiri tanpa disengaja, pada kenyataannya kita menjajah orang lain untuk mengerti dan memahami apa yang kita lakukan. Tidak ada kelamin khusus untuk penjajah. Kita semua penjajah…asal toleransi itu ada, tidak ada yang salah dengan semua itu. Bagaimana menurutmu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trimakasih :)
Salam semangat!