Senin, 16 Juni 2008

Peluk cium untuk Baruna tersayang

Bayangan itu ada…membias jelas di pelupuk mataku. Tak sadar, bibir inipun mengembang tersenyum…. Ah….Baruna…. Melihatnya nanti, berjalan, berlari, meloncat! Berucap patah, berteriak lantang! Ah….lagi lagi Baruna…. Huuuuuh…kangennya aku… Memeluknya saat ia menangis, menciumnya saat ia membanggakan, menyanyikannya lagu pengantar tidur,….baruna! Ya…Baruna! Dia penyematngatku sekarang! Tak berujung inginku memilikinya…. Rasa sayang ini sudah ada, cintapun tak mungkin tak ada…. Baruna…. Besar dan tumbuhlah, nak…. Jadilah permata di hati bunda….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trimakasih :)
Salam semangat!